MGMP Matematika SMP Kota Yogyakarta Menerima Kunjungan dari MGMP Matematika SMP Kab. Purbalingga

MGMP Matematika SMP kota Yogyakarta pada hari Kamis, 7 Mei 2009 kemarin menerima tamu dari MGMP Matematika SMP Kab. Purbalingga di Aula SMP N 9 Yogyakarta. Rombongan yang berjumlah 53 orang ini diterima oleh ketua MGMP Matematika SMP Kota Yogyakarta, Dra. Hj. Wahyu Cahyaning Pangestuti dan Kepala SMP N 9 Yogyakarta, Drs. Suharno, S.Pd, S.Pd.T, M.Pd. serta pengurus dan anggota MGMP Matematika SMP Kota Yogyakarta yang lain.

Kegiatan ini merupakan kegiatan kunjungan yang pertama dari MGMP sahabat. Kunjungan biasanya berasal dari P4TK Matematika. Dalam kegiatan ini diadakan sharing antar pengurus tentang MGMP serta tanya jawab antara pengurus MGMP Matematika SMP Kab Purbalingga dan Kota Yogyakarta. Kegiatan diakhiri dengan saling tukar cinderamata..

Semoga hubungan silaturahmi seperti ini terus terpelihara..Sukses MGMP Matematika….

Workshop Semester II MGMP Matematika SMP Kota Yogyakarta Telah Dimulai

Hari Kamis, 12 Februari 2009 diadakan pembukaan Workshop Inovasi pembelajaran dan Penggunaan Macromedia Flash Sebagai Media Pembelajaran Matematika SMP. Kegiatan ini direncanakan dibuka oleh BapakĀ  Sugeng Mulyo Subono, S.Pd selaku Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, tatapi karena ada kesibukan yang tidak dapat ditinggalkan, maka diwakilkan kepada Bapak Suharno, S.Pd, S.Pd.T, M.Pd selaku Plt Kepala SMP N 9 yogyakarta.

Materi yang disampaikan pada pertemuan pertama ini adalah

1. Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta (berupa makalah)

2. Inovasi Pembelajaran oleh Drs. Sumardi, M.Pd dari LPMP DIY.

Selain materi, pengurus juga membagikan Draft Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga MGMP Matematika SMP Kota Yogyakarta untuk dipelajari oleh seluruh anggota sehingga nantinya dapat memberikan masukan dalam penyempurnaan AD/ART tersebut.

Kegiatan Perdana ini diakhiri pada pukul 12.00 WIB.

WORKSHOP INOVASI PEMBELAJARAN DAN PENGGUNAAN MACROMEDIA FLASH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP

MGMP Matematika SMP Kota Yogyakarta pada semester 2 ini akan melaksanakan kegiatan Workshop Inovasi Pembelajaran dan Penggunaan Macromedia Flash Sebagai Media Pembelajaran Matematika SMP.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari SMP negeri dan swasta se-Kota Yogyakarta.

KegiatanĀ  Workshop ini direncanakan dilaksanakan selama 17 kali pertemuan, setiap hari kamis pukul 08.00 – 12.00. Dari tanggal 12 Februari – 2 Juli 2009 bertempat di SMP Negeri 9 Yogyakarta.

Materi yang disampaikan pada workshop kali ini adalah :

1. Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

2. Inovasi Pembelajaran Matematika

3. Usaha Pengembangan Profesionalisme Guru

4. TPS ddan NHT

5. Snow Ball Throwing dan Jigsaw

6. STAD dan Mind Mapping

7.Group Investigation dan Course Review Horray

8.Two Stay Two Stray dan Student Recap

9.Peer Teaching Inovasi Pembelajaran

10.Praktek Macromedia Flash

11.Penyusunan RPP dan Desain Model Pembelajaran Matematika Berbantuan Komputer

12.Pembuatan Model Pembelajaran Matematika Berbantuan Komputer (Macromedia Flash)

1.3Presentasi hasil Media Pembelajaran Matematika menggunakan Program Macromedia Flash.

Dalam workshop ini, MGMP Matematika SMP Kota Yogyakarta bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, LPMP DIY, dan Universitas Negeri Yogyakarta.

MGMP Matematika SMP Kota Yogyakarta sangat mengharapkan partisipasi dari seluruh guru Matematika SMP Kota Yogyakarta untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan Workshop tersebut…

NB : Biaya Workshop Rp 80.000,00

PENGURUS….

Kumpulan Soal-soal Prediksi

MGMP Matematika dalam Workshop Peningkatan
Profesionalisme Guru Matematika SMP Kota Yogyakarta telah menghasilkan kumpulan soal-soal persiapan ujian nasional.kumpulan soal-soal tersebut berbentuk CD (Compact Disk)..bagi yang menginginkan bisa menghubungi pengurus MGMP Matematika SMP Kota Yogyakarta berikut :
1. Dwi Purnomo, S.Pd.Si (085729658875)
2. B. Bremaniwati, S.Pd (081328713436)
3. Dra.Wahyu Cahyaning Pangestuti (02747480101)
Bagi yang berminat cukup mengganti biaya cetak sebesar Rp 35.000,00
Pengurus….

SRI SULTAN HB IX DAN BAKUL BERAS

Andaikan pemimpin bisa seperti dia, tahu kemauan orang yang dipimpinnya, bersikap sopan dan santun terhadap yang lebih rendah, menghargai sesama manusia, ikhlas jiwa menolong tanpa berharap pujian, alangkah indahnya dunia ini.

“Suatu saat Sri Sultan pagi-pagi pulang dari Kaliurang dengan mengendarai Mobil Jeepnya sendiri.
Sampai di sekitar Medari (Sleman) beliau disetop oleh perempuan tua, seorang bakul beras. Sri Sultan pun segera memberhentikan mobilnya, seraya menyapa dengan ramah. “Ada apa mbok?” – “Tolong mas angkatkan beras ini saya mau ke Jogya”, ujar mbok bakul beras bersahabat.

Dengan tersenyum Sri Sultan turun dari mobilnya, dan mengangkat beras itu ke dalam mobilnya sendirian. Tanpa dipersilahkan masuk Si Embok Bakul Beras itu pun segera membuka pintu dan duduk di samping sopir, sebagaimana kebiasaan dia setiap hari dengan sopir-sopir yang lain.

Sambil ceritera kesana kemari, sambil makan sirih si Embok disambut dengan ramah oleh Sri Sultan sepanjang perjalanan. Tanpa terasa sampailah kendaraan yang disopiri seorang “Raja” ini di depan Pasar Bering Harjo, Jogyakarta.

Si Embok pun bergegas menyuruh Sri Sultan menurunkan beras itu, dan dengan tetap menunjukkan sikap yang sopan Sri Sultan pun menurunkan beras itu dengan baik.

Kini tiba gilirannya si Embok Beras mencari uangnya yang dibundel di selendang atau ujung setagennya (detailnya penulis tidak tahu, tetapi yang jelas memerlukan waktu yang lama).

Ketika si Embok sedang sibuk menyiapkan uang untuk membayar Sang Sopir istimewa tadi, mobil pun segera meluncur. Apa yang terjadi dengan si Embok Bakul Beras? Ia justru mengomel: “Sopir ini bagaimana to, orang baru diambilkan uang kok langsung bablas pergi, kalau kurang uang mbok ya ngomong, apa saya dianggap tidak bisa bayar!”

Ketika sedang sibuk ngomel, maka datanglah seorang Polisi, yang sedang berjaga di pos, menghampiri si Embok Bakul, seraya bertanya: “mBok ada apa, kok sepertinya marah-marah? Embok ketemu beliau di mana?” Si Embok tidak mennjawab keseluruhan pertanyaan pak Polisi, tetapi setengah khawatir dia menyatakan bahwa Ia mau bayar, bukan mau ngemplang. “Itu tadi lho pak, pak Sopir tadi kok nylonong saja, saya kan mau bayar, tapi entah lupa atau kurang bayarannya kok terus pergi begitu saja, saya kan malu, sama orang-orang yang jualan di sini, dikira saya nggak mau bayar?”

Jawab pak Polisi: “mbok…., tadi yang kamu tumpangi itu bukan sopir, tetapi Sri Sultan Hamengku Buwono, lihat tadi mobilnya kan AB no. 1”

Sepontan mbok bakul beras terperanjat, bagaikan disambar geledek. Kekagetan yang luar biasa yang tidak pernah dialami sepanjang hidupnya. Kemudian ia berteriak histeris: “Aduuuh Gustiiiii”, selanjutnya badannya gontai dan terus pingsan. Dia merasakan rajanya yang sangat dihormati, sangat dicintai, yang senantiasa disembah-sembah, diagung-agungkan, kenapa disuruhnya ngangkat beras, kenapa beliau mau….., kenapa beliau tidak marah…, tidak membentaknya. Ini yang menjadikan penyesalan sang Embok Bakul beras, sehingga pingsan.

Sesuatu yang perlu kita pertanyakan kepada diri kita:
“Apakah dengan berbuat seperti itu Sri Sultan turun derajadnya?”
“Apakah dengan berbuat seperti itu kecintaan rakyat Jogya (terutama) terhadap Sri Sultan luntur?”
” Apakah perbuatan Sri Sultan membantu orang kecil, miskin, menjadi terhina?”

Sayang saya yang senantiasa menganggap beliau sebagai pahlawan kemanusiaan, tetapi nama beliau tidak tercatat sebagai Pahlawan Nasional.

Tetapi pertanyaannya adalah: Apakah Sri Sultan menginginkan menjadi seorang pahlawan/” – Jawabannya tentu saja tidaaak!

Siapa yang akan meniru jejak luhur ini??

Tangan perkasamu yang terulur,
Menuntun si keriput, dan tua renta,
Senyumanmu yang ikhlas, bisa menghibur rakyat yang berduka.
Kebijakanmu mempersatukan seluruh Pandu,
Pertanda kesetiaanmu kepada Negara.

Engkau memang bukan pahlawan yang namamu terukir di batu pualam,
Tetapi engkau pahlawan yang namamu terukir di kalbu

Salam kepada sahabat

JOKO MURSITHO